Kamis, Oktober 18, 2012

5 Pasükan Elit Penyusup Terbaik Dunia 2 diantaranya dari IndoNesia

Sudah sering kita mendengar bagaimana Kopassus berkali- kali menuai prestasi kelas dunia.
Di antaranya menjadi pasukan elit terbaik ketiga di dunia, Tetapi kali ini Indonesia berhasil mendapat prestasi lebih hebat lagi, yaitu mengirimkan dua wakilnya sebagai penghuni 5 pasukan penyusup terbaik di dunia.
Dari nomor buncit inilah mereka :

5. NAVY SEAL

Pasukan ini paling ngetop di dunia. Sering masuk film. Kelebihan mereka adalah pada peralatan mereka yang super canggih. Kemampuan asli mereka banyak diragukan karena terlalu tergantung dengan peralatan yang mereka gunakan. Walaupun mereka berhasil menyusup ke Pakistan dan membunuh Osama Bin Laden, sebagian dari mereka ternyata berhasil dibunuh juga oleh Taliban. Sering melakukan operasi pada malam hari untuk penyamaran.
-Biasanya di terjunkan ke lokasi dengan helihopter.

4. MOSSAD

Ini adalah pasukan rahasia paling canggih dalam melakukan tindakan mata- mata. Didukung dengan peralatan canggih sekelas Navy Seal. Mampu menyusup ke negara lain dengan menyamar menggunakan identitas palsu. Sayangnya metode yang digunakan terlalu banyak melanggar hukum internasional maupun HAM. Sehingga sering menimbulkan kemarahan negara lain (walaupun cuma marah thok. Tanpa ada tindakan yg tegas…) Contohnya ketika mereka melancarkan aksi pembunuhan terhadap petinggi Hamas di Dubai, Uni Emirat Arab.
-Biasanya mereka datang dan pergi menggunakan pesawat komersial dengan melakukan pennyamaran.

3. KOPASSUS

Ini adalah pasukan khusus dengan peralatan sederhana terhebat di dunia. Dengan berbekal peralatan yang tergolong “tradisional” Kopassus mampu melakukan operasi penyusupan dan penyergapan hebat.
Contohnya adalah operasi pembebasan sandera di Bangkok dan operasi penyusupan pasukan ke Malaysia yg mampu mengkadali pasukan Gurkha dan SAS dari Inggris.
Kopassus dinilai hebat justru karena peralatannya yang terbilang sederhana. Jadi ibaratnya jika Navy Seal dilepas di hutan diadu dengan Kopassus menggunakan peralatan sederhana ala gerilyawan maka kemungkinan besar personel Navi Seal akan dengan mudah “dikuliti” oleh anggota Kopassus..
-Alat pengangkut Kopassus biasanya adalah tank amphibi.

2. SAS

Ini adalah pasukan elit yang sebelumnya dinobatkan yang terbaik di dunia. SAS dilengkapi peralatan canggih ala James Bond. Disebut terbaik karena dalam melakukan operasinya jarang terekspos oleh media. Berbeda dengan Navy Seal dan Mossad yang setiap melakukan operasinya selalu menimbulkan kehebohan dan protes dari negara lain.
SAS mampu menyusup ke daerah operasi dan pulang ke negaranya tanpa terdeteksi. Biasanya mereka beraksi malam hari agar tidak menarik perhatian dan menghindari pasukan penjaga.
-Diterjunkan ke daerah operasi dengan parasut menggunakan pesawat rahasia.
Dan inilah jawaranya...!!! Jeng-jeng..

1. BTDC
(Bali Tourism Development Corporation)
Walaupun jarang terdengar inilah pasukan penyusup terhebat di dunia. Tukang kebunnya saja mampu melakukan operasi penyusupan spektakuler. Diwakili I Nyoman Minta, ini adalah operasi terbaru mereka yang sukses besar:

-Bersenjatakan sabit dan sapu lidi,
-Diterjunkan ke wilayah operasi menggunakan sepeda onthel,
-Operasi dilakukan siang hari tanpa penyamaran sama sekali,
-Menembus kerumunan Pasukan Pengamanan Presiden (paspampres) yang sedang siaga,
-Dan berhasil mendekat ke Presiden hingga jarak ± 5 meter.

Keberhasilan model begini akan sulit ditiru oleh pasukan elit manapun di Dunia
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 10/18/2012 12:46:00 PM

PENCIPTA LAGU KEBANGSAAN SINGAPURA TERNYATA ORANG INDONESIA

Ternyata, orang Indonesia pada zaman dahulu banyak juga berpengaruh terhadap negara Singapura. Buktinya, seperti presiden pertama Singapura ternyata adalah orang Indonesia dan kali ini kita akan membahas tentang orang yang menciptakan lagu kebangsaan orang Singapura.

Zubir Said adalah seorang penggubah musik untuk film dan juga pencipta lagu kebangsaan Singapura, "Majulah Singapura". Ia lahir di Bukittinggi, Indonesia, pada tanggal 22 Juli tahun 1907. Ia dipercaya telah menggubah kurang lebih 1.000 buah lagu.

PESERTA PELATIHAN MEDIA CORP ASAL Indonesia terperangah dengan penjelasan Menteri Negara Senior Urusan Luar Negeri Singapura, Zainul Abidin Rasheed. Di tengah kunjungan peserta pelatihan ke Istana Kampong Gelam Singapura, Senin, Zainul yang berdiri di samping sebuah patung manusia menjelaskan asal-usul patung tersebut. Menurut Zainul, itulah patung Zubir Said, pencipta lagu kebangsaan Singapura yang berasal dari Indonesia (Minang).

Kantor berita Antara, sayangnya tak menjelaskan bagaimana keterkejutan para peserta pelatihan asal Indonesia mendengar penjelasan Zainul itu kecuali hanya mengutip pernyataan Zainul. Menurut Zainul, Zubir Said telah memberikan kontribusi yang sangat berarti atau fundamental bagi Singapura yang didiami warga negara dari multi bangsa. Itu saja.

Bagi sebagian orang termasuk para peserta pelatihan itu, informasi Zainul mungkin memang mengejutkan meskipun berita itu sudah lama diketahui oleh sebagian yang lain. Dua tahun lalu, dalam acara yang sama yang juga mengundang peserta dari Indonesia, Zainul sebetulnya juga sudah menjelaskan hal serupa. Namun penjelasan Zainul tak terlalu menarik perhatian orang, rupanya, hingga muncul berita seperti di Antara pada 12 Mei 2008.

Siapa Zubir Said? Lahir di Bukit Tinggi pada 22 Juli 1907, Zubir adalah anak dari Mohamad Said bin Sanang. Zubir baru berusia 7 tahun ketika ibunya meninggal dunia. Saudaranya berjumlah delapan; 3 laki-laki dan 5 perempuan. Sejak masa kanak, bakat Zubir bermain musik sudah terlihat ketika dia misalnya diketahui sangat piawai memainkan suling, gitar dan drum. Tak ada yang mengajari Zubir melainkan semuanya merupakakan bakat alam.

Sebelum merantau ke (pulau) Singapura pada 1928, Zubir diketahui pernah bersekolah di Belanda. Panggilan hatinya untuk bermusik, membuatnya meninggalkan Belanda meskipun pilihannya itu ditentang oleh sang ayah. Di Singapura, dia bergabung dengan Grup Bangsawan, sebuah kelompok opera yang para pemainnya berasal dari bangsa Melayu. Di kelompok itu Zubir tak bertahan lama, karena dia kemudian memutuskan bekerja untuk perusahaan rekaman His Master’s Voice pada 1936. Di perusahaan itulah, Zubir bertemu dengan Tarminah Kario Wikromo, perempuan Jawa yang dikenal sebagai penyanyi keroncong yang pada 1938 dipinangnya sebagai istri.

Zubir sebetulnya sempat pulang dan menetap kembali di Bukit Tinggi setelah menikah. Dia baru kembali ke Singapura pada 1941 dan terus menetap di sana hingga meninggal pada 1987. Masa kedua kehidupannya di Singapura, dia lewatkan dengan bekerja pada surat kabar Utusan Melayu sebagai fotografer dan penulis paruh waktu. Tujuannya semata agar dia punya kesempatan lebih banyak untuk bermain musik dan menuliskannya di surat kabar.

Karir musik Zubir mulai mentereng ketika pada 1957, untuk kali pertama karya musiknya dipentaskan untuk umum di Victoria Teater. Pada tahun berikutnya, Dewan Kota Singapura menetapkan salah satu komposisi Zubir sebagai lagu resmi kota Singapura. Lagu berjudul Majulah Singapura itulah yang belakangan kemudian ditetapkan menjadi lagu kebangsaan Singapura ketika negara itu merdeka pada 9 Agustus 1965.

Sebelum kemerdekaan Singapura itu, Zubir sudah mencipta beberapa lagu termasuk untuk soundtrack film yang dibuat oleh Cathay Keris. Salah satu lagu yang dibuat Zubir untuk film Dang Anom bahkan memenangi penghargaan Festival Film Asia ke-9 di Seoul, Korea Selatan pada 1962. Beberapa komposer dan pengamat musik menilai karya Zubir sebagai lagu Melayu yang sebenarnya karena musiknya banyak berkaitan dengan sejarah dan nilai-nilai Melayu terutama Minang dan membangkitkan semangat kebangsaan pada 1950.

Sebelum penyakit kuning menderanya hingga dia meninggal pada 16 November 1987, Zubir diketahui telah membuat karya musik hingga 1.500 judul. Lagu-lagu itu belum seluruhnya dipublikasikan karena Zubir terlalu serius mengajar seniman-seniman muda tentang seni musik daripada mengurusi rekaman lagu-lagunya. Lagu-lagu ciptaan Zubir yang terkenal antara lain, Sang Rembulan, Sayang Disayang, Cinta, Selamat Berjumpa Lagi, Nasib Malang, Anak Daro, Setangkai Kembang Melati, dan Kumang dan Rama-Rama.

Sejak 2003, pemerintah Singapura merenovasi Istana Kampong Gelam. Itulah istana peninggalan Sultan Ali, anak Sultan Hussein Shah dari Kesultanan Johor-Riau, yang dibuat pada lebih kurang 167 tahun silam. Sebelum diresmikan sebagai museum dan dibuka untuk umum pada 4 Juni 2005, renovasi istana menelan Sin $ 17 juta. Zainul adalah wakil ketua Yayasan Warisan Malaysia yang antara lain membawahi Istana Kampong Gelam. Istana yang terletak di Taman Warisan Melayu Singapura itulah, antara lain dipajang patung Zubir Said.

Setiap tahun, Singapura mengundang para wartawan termasuk dari Indonesia untuk mengunjungi istana tersebut tapi rupanya wartawan dari Indonesia yang kali ini datang ke sana, baru kali ini tahu bahwa pencipta lagu kebangsaan Singapura Majulah Singapura adalah Zubir Said, orang Indonesia berdarah Minang. Belum ada penjelasan, apakah Zubir meninggal sebagai warga negara Singapura, atau tetap berkebangsaan Indonesia.
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 10/18/2012 11:10:00 AM