Rabu, Februari 06, 2013

Batu Apung Seluas Israel Mengambang di Pasifik


Ada pemandangan unik yang dijumpai tentara Angkatan Laut Selandia Baru di perairan Pasifik Selatan, Kamis pekan lalu. Mereka melihat kumpulan batu apung raksasa, berukuran lebih luas dari negara Israel, mengambang di perairan tersebut.

Petugas di kapal Royal New Zealand Air Force melihat kumpulan batu itu mengapung di barat daya Pulau Raoul. "Ukurannya sangat mengejutkan, panjangnya mencapai 482 kilometer dan lebar lebih dari 48 kilometer," demikian pernyataan Angkatan Laut.

Letnan Tim Oscar dari Angkatan Laut Australia menggambarkan batu apung raksasa itu sebagai benda paling aneh yang ada di lautan. "Hal teraneh yang pernah saya lihat dalam 18 tahun di laut," kata dia kepada Australian Associated Press, seperti dikutip Livescience, Senin 13 Agustus 2012.

Oscar mengatakan batu apung itu tampak melayang dua kaki di atas gelombang laut jika dilihat dari kejauhan. "Warnanya putih cemerlang dan tampak menyala, seperti tepian sebuah bongkahan es," ujar perwira yang turut menyaksikan penampakan batu apung tersebut.

Batu apung terbentuk ketika lava dari gunung berapi mendingin secara cepat. Gas yang terperangkap dalam lava menciptakan pori-pori di bebatuan, yang memungkinkannya mengapung di permukaan air.

Penelitian terbaru menunjukkan batu apung memainkan peran penting dalam evolusi kehidupan di Bumi. Sebab, ibarat "pulau mengambang", batu apung raksasa ini dapat melintasi lautan sembari mengangkut hewan, tumbuhan, bahkan koloni mikroba melintasi hambatan geografis berupa perairan luas.

Angkatan Laut Selandia Baru mengatakan para ilmuwan percaya bahwa bongkahan batu apung raksasa di lepas pantai negara itu kemungkinan besar dimuntahkan ke permukaan oleh sebuah gunung berapi bawah laut. "Mungkin gunung bawah laut Monowai, yang telah aktif sepanjang punggungan Kermadec," ujar mereka.

Sementara para pejabat Selandia Baru menyatakan fenomena ini tidak ada kaitannya dengan letusan gunung Mout Tongariro di negara itu, awal pekan lalu. Letusan tersebut cukup besar, mengirim abu vulkanik setinggi 6.100 meter ke udara.

Sekelompok peneliti dari GNS Science--sebuah lembaga milik pemerintah--langsung meluncur ke lokasi penemuan batu apung. Mereka menempuh perjalanan terdekat menumpang kapal militer lainnya untuk segera mengumpulkan sampel dari batu apung. "Sampel-sampel ini akan dianalisis untuk menentukan dari mana batu-batu itu berasal," ujar mereka.
Sumber
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 2/06/2013 08:24:00 PM

Siapakah Penemu Indonesia ?

Indonesia telah lama berdiri sebagai negara yang merdeka. Namun, tahukah anda, siapa penemu Indonesia?
Indonesia sebenarnya adalah sebuah istilah yang digunakan oleh para ahli ilmu pengetahuan. Istilah ini pertama kali digagaskan oleh seorang berkebangsaan Inggris bernama George Samuel Windsor Earl dalam karya ilmiahnya. Dia berpendapat bahwa bangsa yang tinggal di kepulauan disebut dengan nama Indu-nesian dan Melayunesians. Earl menuliskan pendapatnya ini pada tulisannya yang ia buat pada tahun 1835 hingga 1850. Namun, Earl belum menetapkan nama yang pasti untuk penyebutan kepulauan tersebut, meski dia telah menemukan 2 kata tadi.
Ada juga seorang Inggris lainnya yang bernama James Richardson Logan yang menulis karangan ilmiah berjudul The Ethology of The India Archipelago pada tahun 1850 dalam sebuah jurnal bernama Journal of The Indian Archipelago and Eastern. Dalam jurnal tersebut, ia menuliskan bangsa kepulauan sebagai Indonesia. James juga menyebut penduduk tersebut dengan kata Indonesia.

Nama Indonesia semakin populer melalui tulisan orang Inggris bernama Maxwell dalam tulisannya yang berjudul The Island of Indonesia (Kepulauan Indonesia) pada tahun 1862. Selain itu, ada juga ahli ethologi yang lain, Adolf Bastian, seorang Jerman yang menggunakan nama Indonesia pada tahun 1884 dalam tulisannya yang diberi nama Indonesien Older Inseln Des Malayischen Archipels.

Kemudian, seorang ahli hukum adat yang bernama C. Van Vollenhoven juga sering menggunakan nama Indonesier sebagai pengganti nama Inlander dalam karangannya yang diberi judul Het Adatrecht van Nederlands-Indie. Orang asli Indonesia yang mula-mula menggunakan nama Indonesia adalah Suwardi Suryaningrat atau yang lebih kita kenal dengan nama Ki Hajar Dewantara. Beliau menggunakan nama Indonesische Pers-bureau sebagai nama sebuah biro pers ketika dibuang ke Belanda tahun 1913. Kemudian, nama Indonesisch juga digunakan sebagai pengganti Indisch ( Hindia ) oleh Prof. Cornelisvan Vollenhoven pada tahun 1917.

Nama Indonesia diketahui berasal dari bahasa Yunani, yaitu Indo ( India / Hindia ) dan Nesos ( kepulauan ). Dengan kata lain, Indonesia berarti Kepulauan Hindia atau India. Selain itu, Indonesia juga dikenal dengan nama Nusantara, yang berasal dari bahasa Jawa kuno, yaitu Nusa ( pulau ) dan Antara ( hubungan ).

Bangsa Indonesia pertama kali menggunakan nama Indonesia secara politik. Istilah Indonesia untuk pertama kalinya digunakan oleh Perhimpunan Indonesia, yaitu organisasi yang didirikan oleh pelajar-pelajar Indonesia di Negeri Belanda pada tahun 1908. Organisasi tersebut pertama kali bemama Indische Vereeniging. Kemudian nama itu diganti menjadi Indonesische Vereeniging pada tahun 1922. Selanjutnya pada tahun 1922 juga namanya diganti Perhimpunan Indonesia.

Pada tahun 1928 Kongres Pemuda II di Jakarta menggunakan istilah Indonesia dalam hubungan dengan persatuan bangsa. Kongres Pemuda tersebut pada tanggal 28 Oktober 1928 menghasilkan Sumpah Pemuda yang di dalamnya tercantum nama Indonesia. Istilah Indonesia secara resmi digunakan sebagai nama negara kita pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Lalu siapakah penemu Indonesia yang sebenarnya? itu tergantung pendapat anda. Kalau saya sendiri berpendapat bahwa Indonesia bukan ditemukan, melainkan didirikan.
Sumber
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 2/06/2013 08:12:00 PM