Senin, Februari 25, 2013

Agar Bisa Orgasme, Kuncinya ada di 7 Hal Ini


Jakarta, Tak puas dan bahagia dengan kehidupan seks Anda bersama suami atau istri? Jangan keburu murung dulu. Mungkin Anda hanya capek atau stres dengan pekerjaan.

Lagipula untuk bisa menikmati seks dan mencapai orgasme, Anda hanya perlu memenuhi 7 hal yang dilansir Times of India, Kamis (21/2/2013) berikut ini. Apa sajakah itu?

1. Buatlah diri Anda nyaman
Coba-coba posisi seks baru memang perlu dilakukan setiap pasutri, tapi jangan pernah mencoba posisi yang tak membuat Anda atau pasangan merasa nyaman. Ingatlah bahwa kunci seks yang baik adalah menemukan hot spot yang tepat bagi Anda dan pasangan. Dengan kata lain, carilah posisi seks yang dapat memberikan kepuasan maksimal bagi Anda dan pasangan.

Komunikasikan juga posisi seperti apa yang menurut Anda paling enak dilakukan untuk bercinta, begitu juga tanyakan pada pasangan posisi yang dapat memberi Anda akses terbaik pada zona erangannya.

2. Gunakan vibrator
Mungkin banyak orang yang tak percaya jika menggunakan vibrator ketika bercinta dapat memberikan kenikmatan yang luar biasa pada pasangan, apalagi bagi pasangan yang tak punya banyak waktu untuk bercinta karena efisiensinya yang begitu tinggi.

Namun tetap pastikan Anda memberikan 'sentuhan' ekstra pada pasangan agar si dia tak merasa ditinggalkan atau diacuhkan.

3. Jangan batasi fantasi Anda
Gunakan imajinasi Anda selama beraksi di atas ranjang, terutama jika mungkin Anda sebenarnya tak begitu ingin bercinta saat ini. Fantasi memberikan pengaruh yang sangat kuat sekaligus bertindak sebagai perangsang seksual yang potensial, jadi gunakan itu untuk meningkatkan sensasi fisik yang Anda peroleh saat bercinta.

4. Singkirkan pengalih perhatian
Ketika bercinta, singkirkan berbagai hal yang dapat mengalihkan perhatian Anda pada pasangan atau aktivitas seksual yang Anda lakukan. Misalnya tayangan televisi favorit, ponsel atau laptop. Berkomitmenlah pada aksi seksual yang tengah Anda lakukan karena jika perhatian Anda teralihkan, hal itu akan mengurangi performa Anda.

5. Jangan pikirkan hasilnya
Terkadang semakin keras Anda mencoba maka semakin sulit bagi Anda untuk merasakan nikmatnya bercinta. Jadi jika Anda hanya terfokus pada bagaimana caranya mendapatkan orgasme, peluang Anda untuk mendapatkannya justru akan semakin kecil.

Oleh karena itu jangan jadikan klimaks itu sebagai satu-satunya tujuan Anda ketika berhubungan seksual. Nikmati setiap sensasi, aroma, foreplay, belaian dan kata-kata rayuan yang keluar dari mulut pasangan.

6. Tambah wawasan dari konten porno
Konten porno dari majalah, DVD dan internet tak berbahaya jika dimanfaatkan untuk memunculkan gairah seksual. Dengan kata lain menonton orang lain bercinta merupakan perangsang seksual yang luar biasa, bahkan bisa mempercepat sesi bercinta Anda.

7. Tingkatkan komunikasi dengan pasangan
Untuk mendapatkan orgasme, katakan pada pasangan apa yang membuat Anda terangsang, hot spot dan posisi seks seperti apa yang membuat Anda merasakan kenikmatan tertinggi. Saat bercinta, jangan takut untuk mengerang atau memanggil nama pasangan kencang-kencang. Ini bisa jadi perangsang ekstra bagi Anda maupun si dia.
Sumber

Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 2/25/2013 07:30:00 PM

Seks Hebat tapi Tetap Aman dengan 4 Cara Ini


Jakarta, Kondom seringkali diabaikan oleh pasangan muda demi mencapai kepuasan seksual. Padahal wanita muda berisiko paling tinggi untuk mengalami kehamilan tak disengaja (accidental pregnancy) dan infeksi menular seksual (STI).

Namun kini kedua risiko itu bisa dicegah dengan penggunaan kondom dan hormonal birth control pada waktu yang bersamaan (dual protection). Hanya saja lagi-lagi upaya ini terganjal oleh temuan sebuah studi terbaru dari Northern California yang menunjukkan bahwa banyak wanita muda (berusia 15-24 tahun) dilaporkan kesulitan menggunakan keduanya secara bersamaan, bahkan hanya 5 persen dari 1.000 partisipan wanita yang memanfaatkan keduanya.

Meski awalnya penggunaan metode pengendali kelahiran baru menginspirasi para partisipan untuk menggandakan perlindungan yang digunakannya, tapi berbulan-bulan kemudian banyak dari mereka yang berhenti memakai kondom, menyetop pemakaian metode pengendali kelahiran atau bahkan keduanya, terutama ketika disibukkan dengan pekerjaan atau urusan rumah tangga.

Padahal risikonya perlu diwaspadai dengan seksama, di antaranya:
- 1 Dari 30 wanita berusia 15-24 tahun berpeluang terserang STI seperti chlamydia atau gonorrhea
- 1 Dari 20 wanita muda berpeluang hamil akibat bercinta selama terjadinya siklus menstruasi dan 1 dari 4 wanita berpeluang hamil selama masa ovulasi

Lalu apa yang bisa dilakukan? Simak 4 langkah sederhana untuk memberi perlindungan ganda bagi wanita saat bercinta agar terhindar dari risiko-risiko di atas seperti halnya dikutip dari care2, Senin (26/11/2012).

1. Bicarakan tentang kondom dengan pasangan
Jika pasangan enggan menggunakannya, cari tahu apa penyebabnya. Mungkin Anda bisa memecahkan masalah itu dengan mencari kondom yang terbuat dari berbagai bahan atau tekstur. Kalau perlu bawa pasangan ke klinik atau dokter spesialis agar Anda berdua dapat berkonsultasi tentang penggunaan kondom dan metode pengendali kelahiran secara bersamaan.

Lagipula peluang seseorang terkena infeksi menular seksual itu sama saja, tak peduli seberapapun setianya mereka. Untuk itu memakai kondom setiap kali Anda bercinta adalah satu-satunya cara untuk mengurangi peluang itu.

2. Carilah metode pengendali kelahiran yang pas
Cobalah berbagai metode pengendali kelahiran hingga Anda menemukan yang paling pas atau bekerja efektif untuk tubuh dan gaya hidup Anda. Anda bisa mengkonsultasikannya dengan dokter terlebih dulu dan dia pun bisa membantu memastikan bahwa Anda akan tetap aman atau terlindungi meski Anda tengah mencoba metode baru.

3. Terus gunakan kondom
Mulai memakai metode pengendali kelahiran hormonal atau jangka panjang memang bisa membantu mencegah kehamilan tapi baik Anda ataupun pasangan masih bisa terkena infeksi. Jadi jangan pernah berhenti memakai kondom hanya karena Anda mulai memakai pengendali kelahiran.

Tak peduli Anda setia pada satu pasangan dan sama-sama telah menjalani tes untuk memastikan Anda berdua terbebas dari STI, tetap gunakan kondom.

4. Jangan berhenti memakai metode pengendali kelahiran tanpa berbicara dengan dokter atau siapkan rencana cadangan
Kondisi ini diperuntukkan bagi wanita yang awalnya menggunakan kondom dan mengonsumsi pil pengendali kelahiran lalu lama-kelamaan berhenti menggunakan kondom dan minum pil sekaligus. Untuk menghindari ketidakamanan dan frustasi saat bercinta maka tanyakan pada dokter kapan waktu yang tepat untuk memulai metode baru jika ternyata metode yang lama tak begitu Anda sukai.

Kalaupun Anda punya pertanyaan atau kekhawatiran terhadap metode lama dan bermaksud menghentikannya, segera ajukan juga pada dokter Anda.

Lagipula berbagai efek samping akibat gonta-ganti metode pengendali kelahiran masih bisa dikendalikan atau hilang dengan sendirinya. Bisa juga dengan menemukan metode yang lebih gampang dipakai atau efek sampingnya lebih sedikit.

Yang terpenting ketika Anda menghentikan metode pengendali kelahiran, segera gunakan kondom dan setiap kali Anda bercinta untuk mencegah kehamilan hingga Anda menemukan metode yang lebih baik.
Sumber

Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 2/25/2013 07:25:00 PM