Kamis, Oktober 31, 2013

Ditemukan Bukti Benua yang Hilang di Samudera Hindia


(jelajahunik) Ilmuwan menyatakan telah menemukan bukti dari tenggelamnya mikrobenua yang hilang. Bukti ini ditemukan dengan meneliti butiran pasir di pantai pada sebuah pulau kecil di Samudra Hindia. Pulau kecil itu adalah Mauritius, sebuah pulau kecil yang terletak 2.000 kilometer di lepas pantai Afrika, sebelah timur Madagaskar, terbentuk sekitar sembilan juta tahun lalu dari pendinginan lava yang dimuntahkan oleh gunung berapi bawah laut.

Di Mauritius, peneliti baru-baru ini menemukan butiran pasir yang mengandung fragmen mineral zikron yang usianya lebih tua dari pulau tersebut yakni 660 juta tahun dan sekitar dua miliar tahun. Sebuah studi baru yang tertuang dalam jurnal Nature Geoscience, ilmuwan menyimpulkan mineral tua itu dulunya terdapat di sebuah daratan yang sekarang telah lenyap, di mana potongan-potongan kecilnya telah terseret naik ke permukaan selama pembentukan Mauritius.

"Ketika lava bergerak melewati material benua saat melintasi jalan menuju permukaan, mereka membawa beberapa batu yang mengandung zicron," jelas Bjørn Jamtveit, seorang ahli geologi di University of Oslo di Norwegia.

Sebagian besar batu mungkin hancur dan meleleh karena suhu tinggi lava namun sebagian butiran zicron dapat bertahan dan beku ke dalam lava (selama letusan) dan bergulir turun membentuk batuan pada permukaan Mauritius.

Jamtveit bersama rekannya memperkirakan bahwa mikrobenua yang hilang tersebut adalah apa yang dikenal dengan Mauritia, yang mana ukurannya seperempat dari luas Madagaskar. Kemudian, melalui kalkulasi ulang bagaimana proses benua kuno tersebut terpisah, para ilmuwan menyimpulkan Mauritia merupakan salah satu bagian kecil dari sebuah "superbenua" yang jauh lebih besar mencakup India dan Madagaskar yang disebut Rodinia.

"Mauritia sebagai daratan ketiga yang terselip bersama dalam satu benua sebelum pembentukan Samudera Hindia," kata Jamtveit.

Akan tetapi seperti halnya Atlantis di masa prasejarah, Mauritia akhirnya tenggelam di bawah gelombang saat India terpisah dari Madagaskar sekitar 85 juta tahun yang lalu. Para ilmuwan telah lama menduga bahwa pulau-pulau vulkanik mungkin menyimpan bukti benua yang hilang.

Inilah yang melatarbelakangi Jamtveit dan timnya memutuskan untuk menguji hipotesis ini selama singgah di Mauritius sebagai bagian dari penelitian perjalanan panjang pada tahun 1999. Mauritius merupakan situs penelitian yang baik karena merupakan pulau yang masih relatif muda, dan terbentuk dari lava laut yang mengandung zicron secara alami, mineral keras tidak mudah terpengaruh cuaca.

"Jika usia zicron lebih tua dari sembilan miliar tahun ditemukan di Mauritius, ini akan menjadi bukti yang baik akan kehadiran materi benua yang terkubur," ungkap Jamtveit.

Awalnya, para ilmuwan mencoba menghancurkan batu dari Mauritius untuk mengekstrak kristal zicron tetapi justru merusak peralatan dan persoalan kontaminasi. "Inilah yang menjadi penghambat penelitian sementara waktu," kata Jamtveit.

Namun, beberapa tahun kemudian tim kembali lagi ke Mauritius dan kali ini mengambil sampel pasir dari dua pantai yang berbeda. Para ilmuwan berhasil mengekstraksi 20 sampel zicron yang terkandung dalam pasir tersebut.

Kali ini mereka berhasil menentukan tanggal dari delapan sampel yang ada dengan mengkalkulasi tingkat unsur-unsur uranium dan thorium didalamnya. Kedelapan sampel itu memberikan bukti usia yang lebih tua dari usia lava Mauritius. (Umi Rasmi. Sumber: National Geographic News)

Ilmuwan menyimpulkan Mauritia, merupakan salah satu bagian kecil dari sebuah "superbenua"
Sumber
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 10/31/2013 06:45:00 PM

5 Film Indonesia yang Harus di Tonton


Buat kamu penggemar film, mungkin nonton film Indonesia belum jadi prioritas utama. Masih lebih enak nonton film bule. Iya sih. Tapi menurut MBDC, ada banyak juga film Indonesia yang bagus-bagus. Beberapa film yang akan MBDC bahas ini adalah yang secara historis (asik) penting bagi perfilman Indonesia. Makanya wajib kamu tonton. Jadi yah:

Malam Satu Suro
Ini udah pernah kita bahas di artikel Film Horor Indonesia Jadul Yang Bikin Trauma. Seperti yang sudah pernah kita sepakati bersama bahwa SUKETI ITU LEGENDA! Seserem-seremnya pelem horor adalah pilem Malam Satu Suro. Enough said. Beberapa tahun lalu sih masih sering diputer di tipi lokal, tapi sekarang coba aja cari di yutub. Uji nyali aja, masih berani gak kamu nontonnya sendirian malem-malem. Kenapa pilem ini kita anggap sebagai salah satu yang terpenting di perfilman Indonesia? Ya supaya mengingatkan bahwa kita pernah punya era film horor yang bombastis dibandingkan dengan era film horor sekarang yang jatohnya kayak komedi ngasal.

Ada Apa dengan Cinta
Ya kali deh kamu gak nonton AAdC. Film ini penting karena semacam angin segar yang menandakan bangkitnya pelem Indonesia komersil ke ranah bioskop tanah air. Lagian ya, dibandingkan dengan pelem-pelem Indonesia sejenis lainnya yang sekarang ramai di bioskop, AAdC ini masih lebih bagus. Beneran deh. Kayaknya sih DVD/VCD nya masih beredar di toko toko CD di kota Anda. Mudah mudahan.

Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI
Udah MBDC kasih alasannya di artikel 5 Alasan Kenapa Film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI Itu Bagus. Baca aja lagi sendiri yes. Yang jelas film ini teramat sangat penting bukan cuma dalam konteks sejarah perfilman, tapi juga sejarah Indonesia. Sedap. Di yutub ada kok.

The Act Of Killing
Mungkin beberapa dari kamu gak familiar sama film ini. Karena memang ini film festival dan baru dirilis sekitar akhir tahun lalu. Pemutarannya pun terbatas hanya di pusat-pusat kebudayaan dan beberapa kampus. Film ini sangat penting untuk ditonton karena semacam anitesis dari film Penumpasan Penghianatan G30S PKI. Bentuknya dokumenter tentang para algojo yang bertugas menghabisi para pengikut PKI di Indonesia. Kalau mau nonton filmnya mungkin kamu bisa menghubungi sutradaranya Joshua Oppenheimer di twitter untuk minta diadain pemutaran film yang bisa kamu tonton bareng temen-temen kamu. Serius tonton deh.

Tjoet Nyak Dhien
Kenapa penting? Karena merupakan film Indonesia pertama yang diputer di festival film Cannes pada tahun 1990. Bukan cuma casting-nya yang luar biasa, tata sinematografi dan musiknya pun sangat kece. Salah satu film yang bikin kita bangga deh pernah bisa bikin film semacam ini. Tonton dimana ya? Coba cari aja VCD originalnya kayaknya juga masih ada di toko-toko CD.
Sebetulnya masih banyak lagi dan film-film Warkop, Benyamin S, bahkan Rhoma Irama pun sebetulnya pengen kita masukin ke list ini. Tapi kan udah pernah dibahas sendiri masing-masing. Nah sisa film yang lain menurut kamu penting, tambahin sendiri yaa.
Sumber

Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 10/31/2013 06:41:00 PM