Sabtu, September 19, 2015

Fakta Tersembunyi Tentang Jenglot


Fakta Tersembunyi Tentang Jenglot

Tidak bisa disangkal memang bahwa hingga saat ini di masyarakat Indonesia masih melekat dan percaya dengan segala hal yang berbau mistis dan gaib. Sudah banyak kasus warga diresahkan dengan isu kemunculan makhluk gaib, salah satunya yakni sering ditemukan makhluk gaib berukuran kecil, jenglot.

Tidak diketahui secara pasti awal mula keberadaan makhluk yang satu ini. Tubuhnya yang kecil, paras yang menyeramkan, dan latar belakang cerita di dalamnya berhasil membuat masyarakat ketar-ketir ketika menemukan sosok makhluk kecil satu ini.

Dibawah ini disajikan mitos-mitos dan fakta-fakta unik mengenai Jenglot seperti yang dikutip dari merdeka.com

MITOS-MITOS


1. Jenglot berasal dari petir
Ada sebuah mitos tentang asal-usul jenglot, makhluk yang berusia ratusan tahun, dengan postur tubuh kecil, wujudnya seperti mummy dengan ukuran panjang 5 hingga 10 cm. Makhluk dengan ciri khas tubuh mirip tubuh manusia yang kurus kering seperti mummy, itu berasal dari petir.

Menurut seorang paranormal dari semarang, jenglot katanya bersal dari petir yang dipegang oleh seorang wali bernama Syekh Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel dan Sunan Giri. Ketiga wali itu menganggap petir kurang ajar karena menyambar-nyambar saat mereka berjalan.

Petir itu kemudian ditangkap dan disabdo. Secara fisik dia menjadi jenglot berbentuk manusia, tapi sebenarnya dia itu jin.

2. Jenglot mahluk hidup di tengah hutan
Mitos lain, jenglot yang banyak ditemukan di beberapa wilayah di nusantara, misalnya Jawa, Kalimantan dan Bali, dipercaya memiliki kekuatan mistis dan memakan darah manusia. Masyarakat Indonesia meyakini jenglot sebagai makhluk yang memiliki kekuatan mistis dan dapat mengundang bencana.

Wikipedia berbahasa Indonesia menulis jenglot ini hidup di hutan belantara penuh dengan pohon raksasa tempat persembunyiannya. Karena bentuknya kecil, makhluk ini berjalan lambat. Jenglot hanya mampu keluar di malam hari karena tak ada binatang buas dan manusia yang akan mengganggunya dan menyebabkan kepunahan.

Dalam mitos jenglot dianggap memiliki kekuatan mistis. Namun secara medis, jenglot didefinisikan sebagai bukan makhluk hidup setelah diteliti oleh Tim Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Melalui foto sinar Rontgen, tidak ditemukan unsur tulang di tubuhnya, namun yang mengejutkan justru diperoleh dari penelitian DNA lapisan kulit jenglot yang mengelupas ternyata mirip manusia.


3. Jenglot itu benda mati tapi punya daya spiritual hidup
Beberapa literatur menyebut bahwa jenglot ditemukan saat sejumlah paranormal alias dukun melakukan tirakat di Wlingi, Jawa Timur tahun 1972. Mereka kemudian mendapatkan jenglot tersebut.

Temuan yang dipamerkan waktu itu ada empat, salah satunya disebut sebagai jenglot, berjenis kelamin lelaki dan konon pula bisa membantu mengamankan pemiliknya dari segala macam bahaya.

Jenglot sendiri diyakini adalah benda mati, alias bukan makhluk hidup. Meski jenglot bukan makhluk hidup, tetapi daya spiritual jenglot tetap hidup. Karenanya jenglot harus tetap diberi makan oleh orang yang memilikinya.

Makanan jenglot sendiri adalah darah manusia, tetapi tidak sembarang darah melainkan hanya darah golongan O dan AB dan juga minyak wangi.

4. Ada jenglot jelmaan petapa
Ada pendapat lain, jenglot pada masa ribuan tahun lalu adalah seorang petapa yang tengah mempelajari ilmu Bethara Karang. Ilmu Bethara Karang diyakini sebagai ilmu keabadian. Artinya, setiap orang yang memiliki ilmu tersebut akan hidup abadi di dunia.

Setelah itu, sang petapa menjadi emosional dan merasa sebagai jawara. Tak pelak, tubuhnya pun menyusut hingga akhirnya mengecil. Empat taring kemudian tumbuh memanjang, tak sebanding dengan lebar mulutnya.

Namun, akibat kutukan itu jasad jenglot tidak diterima di dunia sedangkan rohnya tidak diterima di akhirat, maka roh tersebut seperti terpenjara dalam jasad kecil itu.

FAKTA PENELITIAN

Namun benarkah makhluk gaib ini jelmaan manusia? Penelitian soal makhluk gaib berukuran kecil ini pernah dilakukan oleh sejumlah peneliti tanah air. Lalu bagaimana hasilnya? Berikut fakta-fakta terkait penelitian soal jenglot:

1. Kulit jenglot memiliki karakteristik DNA seperti manusia
Djaja Surya Atmaja PhD, dari Universitas Indonesia selaku pihak yang berkesempatan meneliti makhluk fenomenal ini berhasil menemukan fakta yang mencengangkan. Hasil penelitiannya menunjukkan, bahwa contoh kulit jenglot yang diperiksa memiliki karakteristik sebagai DNA (deoxyribosenucleic acid) manusia.

“Saya kaget menemui kenyataan ini,” kata Djaja, doktor di bidang DNA forensik lulusan Kobe University, Jepang, 1995.

Tetapi pada saat itu dia menolak anggapan seolah dirinya mengakui jenglot sebagai manusia. Karena bisa saja penyelidikannya meleset karena sampelnya terkontaminasi.

“Misalnya, kulit jenglot sebelumnya terkena olesan darah manusia,” katanya.

2. Jenglot tak memiliki struktur tulang
Sementara itu, dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Budi Sampurna DSF di bagian Forensik RSCM, didapat bahwa jenglot tidak memiliki struktur tulang. Hasil rontgent yang disaksikan puluhan wartawan, paramedis, mahasiswa praktik, ketika itu ternyata hanya menampilkan bentuk struktur menyerupai penyangga dari kepala hingga badan.

Hal ini membantah anggapan awam bahwa jenglot adalah jelmaan manusia yang juga memiliki tulang seperti halnya manusia pada umumnya. Penelitian ini juga membantah anggapan jika jenglot berasal dari manusia yang berubah bentuk dan mengecil.

3. Tidak memiliki jaringan kuku dan empat gigi
Hendra salah seorang yang mengoleksi jenglot sempat menolak koleksinya tersebut untuk dibedah dan diteliti dengan alasan jasad Jenglot akan rusak. “Akibatnya nanti tidak baik bagi kita semua,” katanya. Namun akhirnya dia bersedia koleksinya untuk dibedah.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, didapat informasi bahwa selain jenglot tak memiliki struktur tulang, jenglot juga tidak ditemukan jaringan kuku dan empat gigi. “Ada bagian jaringan serupa daging, namun kita belum bisa memastikan apakah itu daging atau bahan lainnya,” kata Muh Ilyas, anggota tim forensik yang ikut membedah jenglot.

4. Jenglot tidak memiliki struktur seperti manusia
Beberapa anggapan yang berkembang di masyarakat merujuk bahwa jenglot bisa dikatakan jelmaan manusia. Namun hasil tersebut tidak valid dan masih perlu penelitian yang lebih jauh.

Hal tersebut dikemukakan oleh Dokter Budi Pramono, yang meragukan hasil penelitian bahwa jenglot itu hidup. Dia beranggapan bahwa jenglot tak memiliki kelengkapan organ sebagai makhluk.

“Makhluk hidup itu perlu makan dan bernapas. Lalu strukturnya perlu tulang, jantung, paru, dan lain-lain. Jenglot tak mempunyai itu semua,” katanya. Dia juga menganggap jenglot seperti karya mistik lainnya yang tak mengandung tantangan ilmiah.
http://terselubung.in/
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 9/19/2015 07:59:00 AM

7 Jenis Pohon Serta Penunggunya


7 Jenis Pohon Serta Penunggunya

Meski menjadi makhluk lebih sempurna, manusia kerap katakutan dengan keberadaan makhluk gaib, terlebih jika mereka menampakkan diri. Muncul cerita di masyarakat bahwa makhluk gaib memiliki tempat tinggal tertentu di sekitar lingkungan manusia. Beberapa lokasi diyakini menjadi tempat yang disukai oleh mereka. Salah satunya adalah pohon.

Dari sekian banyak pohon berkembang mitos di masyarakat dipercayai jika beberapa jenis pohon diyakini menjadi tempat tinggal atau sarangnya makhluk gaib. Apalagi jika pohon-pohon ini sudah berusia puluhan atau bahkan ratusan tahun, maka kerap dianggap sebagai pohon keramat. Pohon-pohon apa saja yang diklaim sebagai tempat tinggal makhluk gaib? Berikut 7 pohon dan makhluk gaib yang menghuninya seperti yang dikutip dari infoyunik.com

1. Pohon Beringin
Di Indonesia pohon besar bernama latin Ficus benjamina ini berada di daftar teratas sebagai pohon yang banyak diperbincangkan masyarakat. Kabarnya banyak yang mengaku pernah melihat kemunculan makhluk gaib di atas pohon ini. Sekilas pohon yang sering dijumpai di pinggir-pinggir jalan ini memang terkesan memiliki aura dan bentuk yang menyeramkan.

Konon beringin merupakan tempat kesukaan makhluk gaib jenis genderuwo. Terutama pohon beringin yang sudah tua, dan memiliki janggut atau akar yang menggantung. Mitos yang beredar jika ada yang mematahkan janggut beringin dan kebetulan pohon beringinnya dihuni oleh makhluk genderuwo, dipercaya orang tersebut akan langsung sakit dan harus diobati oleh paranormal.

2. Pohon Randu
Pohon yang banyak ditemukan di dekat pedesaan yan gmasih banyak area persawahan ini, mempunyai ciri yang sangat khas, yakni banyak terdapat duri-duri di sekujur batangnya. Pohon randu disebut juga pohon kapuk, kerena memang buahnya sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membuat bantal atau kasur.
Namun dibalik manfaatnya, pohon randu atau pohon kapuk dipercaya menjadi tempat tinggal favorit makhluk halus. Kemunculan wanita berbaju putih di atas pohon randu kerap menjadi perbincangan di masyarakat.

3. Pohon Pisang
Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan tanaman dari suku Musaceae ini. Kita dapat dengan mudah menjumpai pisang dilingkungan masyarakat, terutama daerah yang masih memiliki area perkebunan dan persawahan. Selain buahnya yang sehat dan enak bila dimakan, konon pohon pisang menjadi tempat mangkal favorit bagi para makhluk gaib terutama pohon pisang yang berntuknya bergerombol.
Konon banyak orang yang sering melihat sosok makhluk berwarna putih yang mengerikan atau sosok wanita berbaju putih di balik rimbunya pohon pisang.

4. Pohon Bambu
Banyak mitos yang berkembang di masyarakat jika banyak lingkungan sekitar tumbuh pohon bambu, maka disekitar lokasi tersebut banyak makhluk bersemayam. Pohon ini memang kerap dianggap sebagai tempat tinggal para hantu, apalagi jika pohonnya berada di dekat pemakaman atau tempat-tempat yang dianggap keramat.

Dari segi tampilan saja, pohon bambu memang memiliki kesan angker. Pohon ini tumbuh bergerombol dan sangat rimbun.Karen bentuk pohon yang seperti inilah membuat masyarakat semakin yakin jika para makhluk halus sangat menyukai pohon bambu.

Legenda menceritakan, pernah suatu ketika disuatu kampung ada tukang ojek yang melihat sosok wanita berambut panjang yang sedang duduk di atas pohon bambu. Kabarnya ada juga yang melihat ada sosok tinggi besar dengan mata merah menyala.Dia duduk di atas pohon bambu dan terkadang menghalang-halangi orang yang lewat di jalan yang kebetulan bersebelahan dengan kebun bambu tersebut.

5. Pohon Limus
Pohon ini memiliki buah yang hampir mirip dengan buah mangga. Sekilas memang nampak sama, namun dibanding buah mangga, buah limus berbentuk lebih bulat dan serat yang lebih banyak. Selain buahnya yang dikenal sangat harum, konon pohon limus juga sangat disukai oleh makhluk halus jenis tuyul. Banyak orang melihat sosok bertubuh kecil, berkepala plontos sedang asik bermain di bawah pohon limus.

6. Pohon Sukun
Pohon ini dikenal karena kelezatan buahnya selain itu pohon ini juga dipercaya sebagai salah satu pohon favorit untuk singgah para makhluk halus. Konon makhluk halus yang mendiami pohon ini adalah sosok hantu yang tubuhnya terbungkus kain putih yang diikat atau menyerupai sosok pocong. Sebagian lagi mempercayai jika pohon ini digemari oleh makhluk jin untuk singgah. Kemunculan sosok tinggo besar berwarna putih di pohon ini sering kali menjadi buah bibir di masyarakat.

7. Pohon Ara
Jika dilihat selintas, pohon ara mirip dengan pohon beringin. Ini karena pohon ara masih termasuk kerabat pohon beringin dari genus yang sama yaitu genus Ficus. Pohon ara disebut juga pohon tin dan menghasilkan buah tin yang berwarna hijau serta merah muda dan ungu jika sudah matang. Kabarnya masyarakat mempercayai bahwa pohon ini sering menjadi tempat tinggal bagi segala macam jenis makhluk halus. Banyak yang mengatakan bahwa pohon ara mengandung aura mistis mirip seperti pohon beringin.
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 9/19/2015 07:55:00 AM