Selasa, September 25, 2012

5 Cedera Paling Memalukan Dalam Olahraga

Cedera serius bagi seorang atlet, bisa berdampak “kiamat” bagi karier olahraganya. Dan kebanyakan cedera pada atlet, menghampirinya pada saat sia atlit sedang berlaga di pentas olahraga. Tapi tidak sedikit juga atlit, cedera di luar arena olahraga, dengan kejadian yang seharusnya tidak perlu terjadi. Untuk hal ini, alamat rasa malu bagi si atlet tersebut.

1. Paulo Diogo – Pemain Sepakbola

Ini adalah foto asli. Foto dimana pemain sepak bola kehilangan salahsatu jari tangannya dalam pertandingan sepak bola. Setelah skor akhir, ia melompat ke pagar yang memisahkan lapangan dari ribuan penggemar yang histeris berteriak. Ketika ia melompat dari pagar, ia merobek jarinya hingga patah. Tidak hanya itu, Dia bahkan mendapat kartu kuning sebagai bagian dari tindakannya.

2. Lindsey Vonn – Pemain Ski

Lindsey Vonn adalah pemain ski yang hebat, tapi dia bukanlah pembuka sampanye sangat baik. Ketika ia memenangkan Kejuaraan Dunia 2009, ia berencana membuat pesta dengan beberapa teman. Dia meraih salah satu dari alat ski nya untuk membuka botol. Botol meledak dan malangnya merobek ibu jari Lindsey yang mengharuskan menjalani operasi untuk memperbaiki tendonnya.

3. Gus Frerrote – Pemain Rugby

Gus Frerotte bukanlah salah satu quarterback terbaik yang pernah bermain, dan ia juga tidak memperhatikan lampu yang begitu terang. Setelah timnya mencetak gol dalam permainan, ia menubruk dinding semen hingga menempatkan dirinya di rumah sakit dan di Intensiv Room.

4. Glenallen Hill – Pemain Bisbol

Pemain bisbol Colorado Rockies yang satu ini takut mati karena laba-laba. Dia memiliki mimpi buruk tentang laba-laba di rumahnya, berlari keluar dari tempat tidur untuk melawan semua laba-laba tersebut. Sayangnya, Dia terjatuh dari tangga. Dan harus melewatkan beberapa permainan dan hal tersebut cukup memalukan.

5. Bill Gramatica – St Louis Cardinals

Pemain rugby Arizona Cardinals pernah memiliki kicker dengan nama Bill Gramatica. Ketika ia masih rookie, ia kegirangan setelah menendang bola sejauh 40 meter goldan berbuah goal. Dia mulai melompat-lompat. Saat gembira nya berubah menjadi penderitaan saat ia merobek ototnya dan mengharuskannya berada di IR untuk sisa musim. Karirnya di NFL berakhir tiga tahun kemudian.


Sumber
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 9/25/2012 10:13:00 AM

Hantu yang Update Status di Facebook


Seorang ibu yang tengah berduka menjadi sasaran ‘penjahat’ dunia maya yang mengaku sebagai anaknya, hanya beberapa jam setelah ia meninggal akibat kecelakaan.
Sebuah halaman Facebook palsu dibuat mengatasnamakan Jordan Agar, remaja berusia 16 tahun yang meninggal saat sedang menaiki mopednya, hanya beberapa meter dari rumahnya, Jumat pekan lalu.

Dalam postingannya tersebut, menurut Bridget sang bunda, dituliskan “aku belum mati.”
Masih menurut Bridget, dalam halaman Facebook tersebut, ditulis juga undangan untuk Bridget datang ke pesta ulang tahun Jordan.

“Saya ingin orang-orang yang tidak berperasaan tersebut ditangkap. Saya berharap mereka ditemukan dan segera diadili,” ujar Bridget. Bridget juga yakin bahwa apa yang terjadi merupakan perbuatan orang-orang yang tidak bertanggungjawab, dan bukan karena ada unsur mistis.
Jordan meninggal setelah mopednya menabrak tembok 30 detik dari rumahnya di Tutbury, Staffs.
Remaja tersebut tewas, sehari sebelum ia merayakan ulang tahunnya yang ke-16 dan melewati tes mengemudi moped.
Kematiannya telah membuat keluarga dan sanak saudara terkejut. Di rumahnya, masih banyak orang yang datang memberikan karangan bunga dan menyatakan belasungkawa.

Namun hiburan yang diberikan para pelayat sirna, saat ia melihat apa yang terjadi di internet. Bridget pun tidak bisa menahan kesedihannya.

“Dituliskan ada undangan untuk saya merayakan ulang tahun anak saya pada hari Selasa. Orang tersebut benar-benar tidak memiliki perasaan,” ujar Bridget.

Kata-kata lain tertulis, “ibu aku tidak mati, aku duduk di depan komputer.”

Pihak keluarga kemudian meminta kepada situs jejaring sosial tersebut untuk menghapus profil Jordan. Kemudian, staf pengelola Facebook ikut membantu pihak berwajib melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Kini polisi masih mencari dalang dari pembuatan halaman Facebook yang mengatasnamakan Jordan.

Kasus tersebut juga telah membuat pengelola Facebook melalui juru bicaranya berkomentar. “Kami tegaskan, tidak ada tempat untuk ‘kejahatan’ dunia maya di Facebook,” ujarnya.

“Ini bertentangan dengan aturan Facebook yang tidak diperkenankan melakukan intimidasi dan melecehkan orang lain. Kami menyediakan tempat untuk melaporkan, jika ada yang menyalahgunakan Facebook. Kami akan bereaksi dengan cepat. Salah satu caranya adalah menonaktifkan acount yang diketahui melanggar persyaratan kami,” imbuh juru bicara Facebook.

Sumber
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 9/25/2012 10:01:00 AM