Rabu, Januari 02, 2013

INI DIA WANITA PALING JENIUS DI DUNIA

Keriput menjalar sudah. Brenda Milner tak bisa menutupi renta tubuhnya yang menginjak 93 tahun. Namun, itu semua tak menghalanginya meraih penghargaan bergengsi di bidang ilmu pengetahuan, Pearl Meister Greengard Prize.

Milner yang hingga kini masih aktif bekerja di Universitas McGill, Montreal, Kanada, bertanggung jawab atas sejumlah penemuan besar di bidang memori atau ingatan. "Ini menjadi kejutan besar bagi saya," katanya, seperti dikutip dari Fox News.

Milner menceritakan kariernya bermula dari kecintaannya terhadap matematika. Ia menemukan obesesinya terhadap ilmu pengetahuan saat mempelajari psikologi eksperimental di Universitas Cambridge pada akhir 1930an. "Memori atau ingatan bukanlah topik yang populer saat saya mulai menekuninya," katanya.

Setelah menunjukkan bakatnya memeriksa pilot pesawat tempur selama Perang Dunia II, ia bergabung dengan Institut Psikologi Universitas Montreal, Kanada, sekitar 1944. Namun, tidak sampai 1950, ia berlabuh ke Universitas McGill, dan memulai studi doktornya di Montreal Neurological Institute (MNI).

Milner dianggap sebagai pencetus neuropsikologi, disiplin ilmu yang meneliti hubungan antara struktur otak dan perilaku psikologis. Ia jugalah yang mengembangkan jenis prosedur bedah untuk membantu mengobati pasien dengan epilepsi yang parah.

"Saya mulai mendalami tentang memori karena banyak pasien memiliki masalah dengan ingatan. Ketika banyak pasien datang, dan mengatakan bermasalah dengan ingatan, Anda tidak mungkin mengatakan, 'Oh, saya tidak tertarik, saya tak mempelajari itu'. Tapi, harus bisa mengatakan, 'Anda benar-benar memiliki masalah ingatan? Coba kita lihat'."

Milner terpilih melalui penjurian ketat dewan juri yang terdiri dari 10 ilmuwan penting, lima di antaranya peraih Nobel. Mereka yang menerima penghargaan ini biasanya memiliki peluang besar untuk menerima penghargaan lain, termasuk Nobel.

Ia berencana menyumbangkan hadiah uang senilai US$100 ribu atau sekitar Rp900 juta ke The Brenda Milner Foundation. Lembaga yang ia bangun dari tabungan pribadi selama karier hidupnya itu rutin memberikan beasiswa postdoctoral di bidang ilmu saraf kognitif di Montreal Neurological Institute.

'Nobel' Khusus Wanita Pearl Meister Greengard Prize merupakan penghargaan tahunan yang diberikan khusus untuk ilmuwan wanita berprestasi di dunia. Digagas oleh seorang profesor Universitas Rockefeller yang juga peraih Nobel, Paul Greengard.

Gagasan muncul setelah Greengard merasakan diskriminasi terhadap kaum wanita di bidang keilmuan. Ia mengabadikan nama ibunya, Pearl Meister, sebagai bentuk persembahan atas perjuangan melawan maut saat melahirkannya.

"Ibu saya meninggal saat melahirkan saya. Dari semua yang saya dengar, dia seorang wanita hebat. Hanya, dia tak memiliki kesempatan untuk membangun karier, karena saat itu dia masih sangat muda," kata Greengard, yang mengawal ajang penghargaan tersebut selama delapan tahun terakhir.
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 1/02/2013 07:44:00 PM

5 Kanker penyebab kematian terbanyak

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengestimasi, 84 juta orang meninggal akibat kanker dalam rentang waktu 2005 dan 2015. Kanker bisa diderita oleh siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin dan status sosial. Di Hari Kanker sedunia yang jatuh setiap tanggal 4 Februari, WHO mencatat bahwa hampir 80 persen kematian akibat kanker datang dari negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Bahkan, seperempat di antaranya terjadi sebelum usia 60 tahun. Sebagian besar kasus kanker umumnya muncul karena kebiasaan dan pola hidup yang tidak sehat. Tetapi dengan memodifikasi gaya hidup, sebesar 30 persen risiko kanker bisa dicegah. Menyambut hari kanker sedunia, WHO mengumumkan 5 (lima) jenis kanker yang menempati peringkat teratas dengan jumlah kematian tertinggi: 

1. Kanker Paru-paru (1,4 juta kematian)
Ini adalah jenis kanker paling mematikan baik bagi pria mau pun wanita. Setiap tahun, lebih banyak orang yang meninggal karena kanker paru-paru ketimbang kanker payudara, usus besar, dan kanker prostat (sekalipun ketiganya digabungkan). Merokok adalah penyebab utama kanker paru-paru. Semakin banyak rokok yang Anda hisap setiap hari dan semakin awal Anda mulai merokok, semakin besar risiko terkena kanker paru-paru. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa merokok dengan rendah kandungan tar dapat menurunkan risiko kanker paru.

2. Kanker Perut (740.000 kematian)
Beberapa jenis kanker diketahui dapat mempengaruhi lambung. Adenokarsinoma adalah tipe paling umum untuk kanker perut. Perkembangan kanker ini umumnya ditemukan pada lapisan lambung. Seiring berjalannya waktu, keberadaan kanker ini mulai meredup. Para ahli berpikir, penurunan ini mungkin dipicu karena perubahan gaya hidup seperti mengurangi asupan garam dan merokok.

3. Kanker Hati (700.000 kematian)
Dalam kebanyakan kasus, penyebab kanker hati disebabkan karena sirosis, yang merupakan hasil akhir dari kerusakan hati kronis yang disebabkan oleh penyakit hati kronis. Penyalahgunaan alkohol adalah penyebab paling umum dari sirosis hati.

4. Kanker Kolorektal (610.000 kematian)
Kanker kolorektal bisa mulai tumbuh dari usus besar (kolon) atau rektum (ujung usus besar). Awalnya, hampir semua kanker kolorektal jinak (polip), namun lama kelamaan berkembang menjadi kanker. Kanker ini merupakan jenis kanker terbesar ketiga dunia dari segi jumlah penderitanya. Kanker kolorektal juga merupakan penyebab kematian nomor dua dua dunia, di mana faktor usia turut mempengaruhi.

5. Kanker Payudara (460.000 kematian)
Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara. Di Indonesia, kanker payudara masih menjadi penyakit mematikan nomor satu pada perempuan.
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 1/02/2013 07:39:00 PM