Selasa, Maret 19, 2013

Ketika Babi Ngepet Tak Bisa Berubah Jadi Manusia Lagi


Kesulitan ekonomi menjadi salah satu alasan seseorang mencari jalan pintas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Tak jarang, tindakan kriminal seperti mencuri, menipu dan merampok
kerap ditempuh seseorang yang enggan berkeringat untuk mencari uang.
Namun, tindakan kriminal bukan satu-satunya jalan yang bisa ditempuh seseorang yang telah putus asa. Sebab, tindakan tak terpuji lainnya yang dilarang agama juga kerap dilakukan,
salah satunya adalah jalan pesugihan babi ngepet.

Beberapa mitos menceritakan, babi ngepet adalah sebuah bentuk pesugihan yang dilakukan seseorang yang ingin cepat kaya lewat jalan pintas tanpa harus berkeringat.
Sebelum menjadi babi ngepet, seseorang harus terlebih dahulu datang ke lokasi pesugihan, salah satu contohnya adalah gunung yang didiami siluman babi.
Di tempat itu biasanya sudah ada kuncen atau dukun yang siap membimbing sang pencari pesugihan, untuk meminta kekayaan secara instan kepada makluk halus yang menghuni
lokasi.

Namun, sebelum ritual dimulai, biasanya sang kuncen akan memaparkan sejumlah syarat yang harus disanggupi untuk dipenuhi sang pencari pesugihan. Syarat-syarat yang diajukan itu
tidaklah ringan, salah satunya adalah tumbal nyawa manusia.
Biasanya, yang dijadikan tumbal adalah anggota keluarga yang paling disayangi seperti orang tua, adik, kakak, atau anak. Setelah syarat-syarat tersebut disanggupi, ritual pun dimulai.

Babi ngepet biasanya beraksi pada malam hari. Dia menyedot uang yang dimiliki korban dengan cara menggesek-gesekan tubuhnya ke dinding rumah korban. Kemudian sim salabim,
uang itu pun secara ajaib akan pindah ke rumah si babi ngepet.
Babi ngepet tidak bisa sendirian dalam menjalankan aksinya. Dia biasanya dibantu oleh sang istri yang bertugas sebagai penjaga lilin.

Menurut legenda, lilin tersebut berfungsi sebagai lampu kehidupan si babi ngepet. Si babi ngepet dalam keadaan bahaya, jika api lilin bergerak-gerak tak tentu arah.
Saat itulah peranan sang istri diperlukan. Dia harus segera meniup api lilin hingga mati, agar suaminya dapat menghilang dan selamat.

Namun jika api lilin mati sendiri, maka sang babi ngepet kemungkinan sudah tak bernyawa lagi atau telah tertangkap, dan tak akan bisa kembali ke wujud manusia. Dia pun akan menjadi budak siluman selamanya.
Karena itu, mencari kekayaan dengan jalan menempuh pesugihan lebih baik tak usah terlintas dalam pikiran Anda. Sebab, masih banyak cara lazim dan halal yang bisa ditempuh untuk
mencari uang dan kekayaan.
Sumber

Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 3/19/2013 02:59:00 PM

Inilah 8 Alasan, Al Qur’An Merupakan Kitab Tercanggih Di Bumi


Kitab suci Al Qur’an adalah kitab suci yang akan terjaga kemurniannya. Allah SWT telah berjanji bahwa Dia yang menurunkan Al Qur’an dan Dia juga yang menjaganya. Ini ada di dalam QS.Al Hijr (15) ayat 9,

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al Qur’an dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.”

Sejarah Mushaf Al Qur’an
Pada masa Rasulullah SAW, ketika ada ayat Al Qur’an yang turun, untuk memudahkan dalam menghafal, Rasulullah SAW meminta juru tulisnya untuk mencatat dan menunjukkan posisi ayat tersebut dalam surat-surat Al Qur’an. Para juru tulis Rasulullah SAW di antaranya Ali bin Abu Thalib, Zaid bin Tsabit, dan Ubai bin Ka’ab.

Ketika zaman Khalifah Abubakar, terjadi peperangan di Yamamah tahun 12 H. Pada perang tersebut ada 70 qari dan sekaligus hafidz (penghafal Al Qur’an) sahabat Rasulullah SAW yang gugur. Atas usulan dari Umar bin Khattab, tulisan-tulisan Al Qur’an yang tercecer di sana-sini dikumpulkan jadi satu. Tulisan-tulisan tersebut tercerai berai karena ditulis di pelepah kurma, daun lontar, batu, dan sebagainya. Di lingkungan sahabat, belajar Al Qur’an dengan mengandalkan kekuatan hafalan mereka. bldirgantara.blogspot.com

Selanjutnya pada masa Khalifah Utsman, dibentuklah panitia penulisan Al Qur’an untuk dibukukan jadi mushaf. Melalui kerja keras, berdasarkan hafalan dari para sahabat Rasulullah SAW yang masih hidup dan kumpulan tulisan-tulisan yang ada, akhirnya tugas berat tersebut dapat diselesaikan.

Ada 5 mushaf induk sebagai panduan dan disebarkan ke Makkah, Syria, Basrah, Kufah, dan 1 lagi tetap berada di Madinah. Dari mushaf inilah disalin dan disebarluaskan ke seluruh dunia.

Pada tahun 1436 M ditemukan mesin cetak oleh Johannes Guttenberg. Dari penemuan ini akirnya ditemukan mesin cetak dengan huruf Arab pada tahun 1486 M.

Pada tahun 1684 M dalam upaya untuk mempelajari Islam dan bahasa Arab, Al Qur’an mulai dicetak di Hamburg. Kegiatan serupa juga dilakukan di Bavaria, Rusia, dan Qazan. Seterusnya pada tahun 1834 M telah ada cetakan khusus Al Qur’an di kota Luziq. bldirgantara.blogspot.com

Pada tahun 1890 M di Kairo, dicetak mushaf Al-Milkhallalaty yang mematuhi rasm ‘utsmany dan diberi tanda waqf. Hal serupa dilakukan oleh para ulama Al Azhar pada tahun 1923 M. Setelah cetakan pertama tersebut, dilakukan lagi pemeriksaan dengan lebih teliti pada mushaf. Kegiatan ini dipimpin langsung Syeikhul Azhar untuk cetakan yang kedua.

Kerajaan Saudi pun tidak mau ketinggalan. Dengan biaya yang cukup tinggi dimulailah proyek Mushaf Makkah Al-Mukkaramah dengan membeli mesin cetak dari Amerika Serikat. Setelah proses penulisan dan koreksi selama 5 tahun, yang melibatkan ahli khat ternama, para ulama, serta masyikhah Al Azhar. bldirgantara.blogspot.com

Pada tahun 1947 M dimulai percetakan Al Qur’an ukuran besar dan selesai tahun 1949 M. Setelah itu, baru dicetak untuk berbagai ukuran. Di tahun 1984 M di atas tanah 250.000 m2 dibangun percetakan Al Qur’an terbesar di dunia, yang berada di Madinah Al Munawwarah.

Mukjizat Al Qur’an
Selain terjaga keasliannya, Al Qur’an setidaknya memiliki 8 Keistimewaan, yaitu :

1. Keajaiban pada susunan ayat dan huruf-hurufnya, sebagaimana terdapat pada link berikut :
- (MUKJIZAT) BILANGAN NUMERIK AL QUR’AN
- Keajaiban Angka 11 dalam Al Qur’an
- Angka 19 dan Mukjizat Al Qur’an
- Keajaiban 30 BILANGAN BULAT, dalam AL QUR’AN
2. Keajaiban pada kisah-kisahnya, sebagaimana terdapat pada link berikut :
- Mukjizat Al Qur’an dan Misteri Penguasa Mesir
- KISAH HAMAN dan MUKJIZAT AL QUR’AN
- uniknya BESI
- Menghitung Umur Semesta
3. Bisa dihapal
4. Mengajarkan Ahlaq serta Kebaikan
5. Tidak kontradiktif antar ayat
6. Tidak bertentangan dengan Sains
7. Memiliki bahasa yang indah
8. Bisa dipraktekkan di setiap waktu

Ke-8 Kecanggihan ini, berkumpul di dalam satu kitab (Al Qur’an), yang rasanya mustahil bisa ditiru oleh kitab-kitab lainnya.

Benarlah, bahwa Allah SWT yang menurunkan Al Qur’an dan sekaligus menjaganya. Bacaan Al Qur’an juga tidak mungkin diganti, karena ada begitu banyak orang yang hafal Al Qur’an di seluruh dunia.

Jadi, janji Allah SWT pasti akan selalu dilaksanakan. Sangatlah rugi bagi kita umat Islam, yang tidak mau mencintai dan mempelajari dengan sungguh-sungguh, apa isi dari Al Qur’an.
Sumber

Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 3/19/2013 02:56:00 PM