Jumat, Mei 17, 2013

Genre Film Bokep Sangat Menjijikkan yang Pernah Diproduksi

Film porno sangat menjijikkan dibuat demi menarik perhatian konsumen, produsen film porno rela melakukan apapun. Salah satunya adalah menyajikan adegan-adegan kontroversial, bahkan menjijikkan, dalam film produksi mereka.

Di kehidupan nyata, tentunya kalian takkan berpikir untuk memakan kotoran manusia atau bercinta dengan wanita yang jelas-jelas penyakitan. Namun dalam film porno, adegan-adegan macam itu justru dieksplorasi untuk menarik konsumen sebanyak mungkin. Genre-genre menjijikkan macam apa sih yang pernah diproduksi oleh pembuat film porno? Sebelum mencari tahu jawabannya lewat ulasan ini, siapkan dulu baskom untuk tempat muntahmu nanti!

Hirsutisme
Pada hakekatnya, hirsutisme adalah wanita yang memiliki bulu berlebih di beberapa bagian. Di dunia nyata, hal macam ini mungkin dianggap menjijikkan, namun dalam film porno wanita yang mengalami hirsutisme bisa saja jadi primadona dalam filmnya. Sebelum melakoni adegan, rambut pemain kadang dicukur sebagian, atau malah tidak dicukur sama sekali.


Menstrual Porn
Pernah membayangkan melakukan hubungan intim dengan wanita yang sedang datang bulan? Di dunia film porno, hal macam itu justru menjadi ladang bisnis. Fokus dari film ini justru darah menstruasi yang dikeluarkan sang pemain.


Milking
Fokus dari film porno yang satu ini memang adegan milking alias memerah ASI. Biasanya, genre film porno yang satu ini dilakoni oleh lebih dari satu wanita yang tentu saja sedang dalam proses menyusui. Proses milking sendiri bisa dibantu pemain wanita yang lain, atau dilakukan sendiri oleh wanita yang bersangkutan.


Felching
Ada lagi sub-genre film porno yang tak kalah menjijikkan. Dengan sedotan, pemain diminta meminum semen yang dikeluarkan pasca hubungan seks. Dalam felching, semen memang harus dikeluarkan di anal cavity. Bagaimana kalau ada kotoran yang ikut kita minum? Well, itu akan dianggap sebagai kue bonus.


Bersama Wanita Penyakitan
Pernahkan kalian membayangkan melakukan hubungan seks dengan wanita yang jelas-jelas memiliki penyakit? Dalam film porno, hal itu bukan lagi hal yang perlu dihindari. Wanita berpenyakit lepra adalah fokus yang diumumnya dijumpai dalam genre ini. Walaupun terkesan menjijikkan, namun pecinta genre film porno yang satu ini ternyata cukup tinggi.


Bukkake
Bukkake adalah sub-genre film porno yang melibatkan satu pemain wanita, dengan beberapa pria sekaligus. Setelah melakukan rangkaian hubungan seks, pemain pria tersebut berejakulasi secara hampir bersamaan dan menumpahkan semuanya di atas tubuh sang wanita.

Sumber

Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 5/17/2013 06:18:00 AM

Selasa, Mei 14, 2013

Fenomena Penis Tidak Bisa Dicabut Dari Vagina

Ada yang mengartikan, gancet adalah kondisi dimana ketika Mr.P tidak bisa keluar dari Mrs.V saat berhubungan badan. Dengan kata lain, Mr.P "terkunci" di dalam Mrs.V. Terdapat dua kaca mata yang bisa dipakai untuk menelusuri hal ini. Masyarakat kebanyakan, terlebih di daerah, biasanya lebih sering menggunakan kaca mata mitos, bahkan mistis. Tapi kalau mau lebih bermain logika, dunia medis juga punya penjelasan rinci.

Ini ilustrasi kisah mistisnya. Ada sebuah cerita seperti ini. Di sebuah desa didapati dua pasang remaja tak bisa melepaskan kemaluannya usai melakukan hubungan intim di sebuah komplek pemakaman. Dengan menahan malu dan sakit, dua pasangan itu dibawa rumah sakit terdekat untuk bisa dipisahkan.

Penduduk sekitar menganggap dua pasang remaja tadi telah mendapat hukuman karena melakukan hal kotor di tempat yang dikramatkan. Mereka yakin, makhluk halus penunggu lokasi tersebut marah, hingga akhirnya memberi kutukan gancet pada mereka. Ini kalau dilihat dari sudut pandang mistis.

Namun bagaimanakan penjelasan dari kacamata medisnya. Dalam dunia kedokteran, gancet dikenal dengan Istilah vaginismus. Istilah ini masih cukup asing di telinga masyarakat. Padahal, tidak sedikit wanita yang menderita karena mengalami disfungsi seksual ini.

Paling sedikit ada dua alasan mengapa disfungsi seksual ini nyaris tidak pernah disebut. Pertama, istilah ini memang sangat khusus untuk suatu disfungsi seksual sehingga bahkan kalangan dokter pun ada yang tak mengetahui soal gancet. Kedua, wanita yang mengalaminya enggan mengungkapkan masalahnya.

Apa pengertian vaginismus?
Vaginismus ialah suatu disfungsi seksual pada wanita yang berupa kekejangan abnormal otot vagina sepertiga bagian luar dan sekitar vagina. Derajat kekejangan yang terjadi tidak sama pada setiap orang yang mengalami vaginismus.

Kekejangan abnormal yang terjadi pada vaginismus seakan-akan merupakan suatu reaksi penolakan terhadap hubungan seksual, bahkan terhadap setiap sentuhan pada kelamin. Reaksi penolakan tampak jelas dari luar karena wanita dengan vaginismus cenderung merapatkan kedua tungkainya bila terjadi sentuhan pada bagian kelamin. Diduga sekitar 2-3% wanita dewasa mengalami vaginismus.

Apa penyebabnya?
Vaginismus dapat disebabkan oleh faktor fisik ataupun psikis. Beberapa faktor fisik ialah:
Gangguan selaput dara, termasuk sisanya yang tertarik kalau terjadi penetrasi penis.
Infeksi yang menimbulkan luka di sekitar lubang vagina atau labia.
Bekas robekan karena melahirkan yang tidak sembuh dengan baik. Tetapi penyebab psikis lebih sering berperan untuk terjadinya vaginismus.

Beberapa sebab psikis adalah:

  1. Latar belakang keluarga yang memandang seks sebagai sesuatu yang kotor, dosa atau memalukan. Jadi wanita itu dibesarkan dengan anggapan bahwa seks adalah sesuatu yang negatif.
  2. Pengalaman seksual yang traumatik, misalnya wanita yang mengalami perkosaan baik pada masa anak-anak, remaja maupun dewasa. Kalau pengalaman yang mengerikan itu terjadi setelah wanita menikah, dapat juga terjadi vaginismus sekunder.
  3. Hubungan seksual yang selalu menimbulkan rasa nyeri karena sebab psikis. Disfungsi ereksi juga dapat menjadi penyebab.
  4. Rasa takut yang berlebihan akan terjadinya kehamilan.
  5. Rasa takut terkena penyakit kelamin.
Apa akibatnya?
Akibat kekejangan otot vagina sepertiga bagian luar, maka hubungan seksual tidak dapat berlangsung. Bahkan penis terasa seperti membentur sebuah penahan yang seolah-olah menutup bagian lubang vagina. Andaikata penetrasi penis dapat dilakukan, itu pun tidak sempurna dan menimbulkan rasa sakit yang hebat. Bila dipaksakan, tentu akan sangat menyiksa.
Sumber

Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 5/14/2013 08:12:00 PM