Sabtu, November 30, 2013

5 Negara pembajak software terbesar di dunia


Sebelum mengeluarkan hasil untuk tahun 2011ini, BSA melakukan riset kepada hampir 15 ribu pengguna komputer di 33 negaradi seluruh dunia.

"Dari hasil tersebut angka pembajakansoftware PC secara global mendekati angka 42%. Dengan potensi kehilanganmencapai USD 63,4 miliar," terang Direktur Senior Anti-Piracy software BSAAsia Pacifik Turan Sawney, di Hotel Ritz Carlton.

Dari 33 negara tersebut, Indonesiaberada di posisi kedua sebagai negara yang paling banyak memakai softwareilegal. Dengan tingkat presentase mencapai 86% dan estimasi kerugianmencapai USD 1,467 miliar.

"Walaupun besar, sebetulnya jumlahtersebut turun 1% dari 87 % di tahun 2010 atau naik 1% di tahun 2009. Iniartinya 8 dari 10 software yang dipasang di komputer adalah softwareillegal," tambahnya.

Sementara posisi pertama atau yang tertinggidiraih Venezuela, dengan tingkat pembajakan mencapai 88% dengan tingkatkerugian mencapai USD 668 juta.

Turan menjelaskan, tingginya pembajakan disuatu negara belum tentu tinggi secara nilai kerugian. Pasalnya, penghitunganjuga didasarkan pada pengeluaran untuk pembelian software legal denganpenetrasi PC yang terjual dibagi penjualan softwa

re ilegal.

Berikut 5 negara dengan tingkat pembajakantertinggi versi BSA:

1. Venezuela: Tingkat pembajakan 88%, KerugianUSD 668 juta

2. Indonesia: 86%, USD 1,467 miliar

3. China: 77%, USD 8,902 miliar

4. Thailand: 72%, USD 852 juta

5. Argentina: 69%, USD 657 juta.
Sumber
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 11/30/2013 05:05:00 PM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Xpresikan Komentar sobat disini sesuka hati, sesuai dengan Tuntunan Demokrasi dan tanpa menyakiti siapapun yang tak layak disakiti !!!
No Spam
No Life Link
No Sara
No Teror