Kamis, Februari 06, 2014

Penyakit Aneh, Sering Muntah Kecoa Hidup


Penyakit aneh yang di alami Nurhayah ini sungguh sangat misterius sebab wanita asal Desa Sangowo, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara ini sering muntah mengeluarkan kecoak masih hidup.

Muntah kecoak ini sudah dua kali di alami Nurhayah, Sebelum muntah Nurhayah merasa gatal pada tengorokanya dan ingin muntah, setelah muntah apa yang keluar trnyata kecoak yang masih hidup beserta cairan yang di muntahkanya.

Ternyata Nurhayah tidak hanya muntah kecoak dia juga sering mendapatkan ratusan serangga saat buang air besar. “Waktu buang air besar yang keluar cuma serangga saja,” kisah Nurhaya.Kini Nurhayah mendapatkan perawatan di RSUD Daruba, Morotai namun pihak rumah sakit belum bisa menjelaskan sebenarnya penyakit apa yang di derita Nurhayah sampai bisa muntah kecoa.

Menurut hasil pemeriksan dokter Nurhayah hanya menderita Tuber Colossus (TB) kronis.Nurhayah sudah tiga kali masuk kerumah sakit dengan penyakit yang sama yaitu (TB) kronis namun yang ketiga ini situasi nurhayah sangat berbeda sebab ada seranga yang di muntahkan.

Menurut dokter yang merawat Nurhayah Dr. Kris Marimbing tidak mungkin seranga seperti kecoa bisa msuk kedalam mulut manusia.“Karena kalau masuk lewat mulut akan terjepit pada kerongkongan. Kalau masuknya lewat anus memang ada rongga, tapi di pintu luar anus juga tidak mungkin bisa masuk, ”jelasnya.

Kendati begitu, dia tetap menduga serangga itu masuk kedalam tubuh Nurhaya lantaran yang bersangkutan sudah dua tahun menderita TB.“Mungkin sudah lama dia terbaring akhirnya serangga bisa bersarang di sana. Yang pasti, kita tetap upayakan mencari penyebabnya. Karena ini masuk kategori penyakit aneh,” jelas Kris.
Sumber
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 2/06/2014 08:53:00 AM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Xpresikan Komentar sobat disini sesuka hati, sesuai dengan Tuntunan Demokrasi dan tanpa menyakiti siapapun yang tak layak disakiti !!!
No Spam
No Life Link
No Sara
No Teror