Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, Mei 22, 2015

Ini rahasia di balik kode angka dalam NIK e-KTP kamu, belum tahu kan?


Biasanya pada KTP kamu ada 16 digit angka Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam e-KTP.
Brilio.net - Saat sedang membeli tiket kereta api pasti kamu akan disuruh menyebutkan 16 digit angka Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam e-KTP. Namun tahukah kamu 16 digit angka itu bukan sembarang angka? Ada kode rahasia yang membuatnya berbeda dengan e-KTP orang lain.

Sebagai contoh dari gambar di atas, 31-02-01-44-03-91-0312, cara mengetahui artinya adalah sebagai berikut:

31: Mengacu pada kode provinsi. Menurut Permendagri No 39 tahun 2015, saat ini ada 34 provinsi yang terdaftar dalam Republik Indonesia.

02: Kode kota/kabupaten, kamu bisa melihat kode kota kamu dalam laman ini http://www.kemendagri.go.id/pages/data-wilayah

01: Kode kecamatan, setiap kecamatan memiliki kode yang berbeda. Makanya saat kamu membuat e-KTP selalu dianjurkan untuk datang langsung ke kantor kecamatan masing-masing.

44: Tanggal lahir. Nah, di sini ada perbedaan antara kode laki-laki dan perempuan. Kode untuk laki-laki adalah tanggal lahir 01-31. sedangkan untuk perempuan berbeda lagi, tanggal lahir ditambah 40, jadinya adalah 41-71. Jadi kalau kamu seorang perempuan yang lahir tanggal 12 maka kodenya adalah 40 + 12 yaitu 52.

03: Mengacu pada bulan lagi, 01 untuk Januari hingga seterusnya 12 untuk Desember.

91: Tahun lahir, ditulis dua angka terakhir. Seperti jika kamu lahir tahun 1991 maka hanya ditulis 91 saja.

0312: Nomor komputerisasi, ini nomor random yang memang sudah diatur oleh komputer agar tidak kembar dengan yang lainnya. Namun biasanya untuk kepala keluarga akan ditulis xx01, untuk anak pertama xx02, begitu seterusnya.

Nah, sudah tahu kan arti-arti di balik kode angka NIK kamu? Mulai sekarang kamu harus bisa menghafalkan ke-16 digit angka tersebut ya, karena itu bisa jadi sebagai nomor pengenal kamu saat akan melakukan berbagai pembayaran atau pemesanan.
Sumber
Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 5/22/2015 07:31:00 AM

Sabtu, Maret 02, 2013

8 Kampus Swasta Termahal di Indonesia


Biaya kuliah menjadi pertimbangan utama bagi orangtua ketika memasukkan anak mereka ke perguruan tinggi. Tentu saja biaya kuliah harus sesuai dengan kantong orangtua.

Sebuah blog menuliskan, delapan perguruan tinggi swasta dengan biaya perkuliahan paling mahal. Kategori mahal terbagi menjadi tiga, yakni sangat mahal dengan kisaran minimal Rp100 juta atau lebih, cukup mahal (Rp80 juta-Rp100 juta), dan relatif mahal dengan rentang biaya terlalu jauh, yakni Rp50 juta-Rp100 juta.

Pemilihan kedelapan kampus swasta ini berdasarkan beberapa kriteria penilaian, yaitu asumsi total biaya selama 8-10 semester merupakan program reguler, bukan kelas internasional bukan biaya kuliah untuk program studi kedokteran, kedokteran gigi, maupun medis hanya murni biaya pendidikan, belum termasuk sumbangan sukarela serta total biaya terbagi menjadi dua, yaitu minimal dan maksimal. Disebut termahal karena diurutkan dari total biaya minimal ke maksimal.

Kategori sangat mahal

1. President University
www.president.ac.id/

Kampus yang berada di daerah Cikarang, Jawa Barat, ini merupakan kampus internasional kedua di Indonesia. Berdiri pada 2001, kampus ini mematok biaya perkuliahan sebesar Rp25 juta per semester. Jika dihitung, untuk mencapai gelar S-1, dibutuhkan biaya Rp250 juta.

2. Swiss German University (SGU)
www.sgu.ac.id/

Berdiri pada 2000 lalu, SGU merupakan kampus bernuansa internasional pertama di Indonesia. Dengan suasana kompleks yang nyaman dan asri, kampus yang berlokasi di Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Banten, ini menetapkan biaya kuliah mulai dari Rp24 juta-Rp28 juta per semester. Jadi, untuk memperoleh gelar S-1, orangtua harus mengeluarkan dana sebesar Rp223 juta-Rp247 juta.

Kehadiran tenaga pengajar asing, mungkin menjadi salah satu alasan kampus ini mematok harga yang cukup mahal.

3. Universitas Pelita Harapan (UPH)
www.uph.edu

Kampus yang berdiri sejak 1996 ini memiliki biaya rata-rata kuliah sebesar Rp9 juta-Rp15 juta tiap semester. Sementara, biaya yang harus dikeluarkan hingga meraih titel sarjana adalah sebesar Rp130 juta-Rp200 juta.

Kampus yang menjadi tempat kuliah beberapa selebriti seperti si kembar Marcel dan Mischa Chandrawinata, serta Marshanda ini memberikan fasilitas sesuai dengan biaya perkuliahan. Mulai dari pusat olahraga seperti kolam renang, lintasan atletik, hingga pusat perbelanjaan ada di kampus yang berlokasi di Lippo Karawaci ini.

Kategori cukup mahal

4. Universitas Ciputra (UC)
www.ciputra.ac.id

Meski terbilang baru berdiri, yakni pada 2006 lalu, universitas yang didirikan oleh Ir. Ciputra ini mematok harga yang cukup mahal untuk biaya perkuliahan terutama untuk kota seukuran Surabaya. Rata-rata biaya kuliah Rp9 juta-Rp16 juta. Sehingga untuk perkuliahan selama 8-10 semester, dibutuhkan Rp83 juta-Rp160 juta.

5. Universitas Trisakti (Usakti)
www.trisakti.ac.id/

Sejak berdiri 46 tahun lalu hingga 1998, Usakti menjadi kampus swasta favorit bagi calon mahasiswa baru. Namun, setelah 1998 dengan bermunculan kampus baru yang cukup banyak, peminat Usakti menjadi menurun.

Kampus tempat Nycta Gina alias Jeng Kelin berkuliah ini memiliki biaya kuliah rata-rata Rp9 juta-Rp12 juta tiap semester. Sehingga untuk meraih S-1, harus mengeluarkan biaya sebesar Rp90 juta-Rp120 juta.

Kategori relatif mahal

6. Universitas Tarumanegara (Untar)
www.tarumanegara.ac.id

Kampus yang merupakan tetangga Usakti di Grogol, Jakarta Barat juga mematok biaya kuliah yang cukup mahal. Pasalnya, untuk biaya perkuliahan tiap semester, harus merogoh kocek sebesar Rp7 juta-Rp10 juta. Maka, untuk meraih gelar sarjana di kampus yang juga dimiliki oleh Ciputra, diperlukan biaya sebesar Rp65 juta-Rp120 juta.

7. Universitas Bina Nusantara (Binus)
www.binus.ac.id

Kampus yang terkenal dengan jurusan Teknologi Informasi ini mematok biaya kuliah sebesar Rp6 juta-Rp9 juta tiap semester. Biaya yang harus dikeluarkan selama 8-10 semester yakni Rp61 juta-Rp107 juta.

8. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ)
www.atmajaya.ac.id

Kampus yang berlokasi di Semanggi, Jakarta Selatan ini memiliki biaya kuliah yang relatif mahal. Sebab, teradapat program studi dengan biaya kuliah cukup murah, namun ada pula beberapa program studi dengan biaya yang cukup mahal.

Kampus yang menjadi favorit dalam jurusan psikologi ini memiliki rata-rata biaya kuliah Rp3 juta-Rp10 juta per semester. Sehingga, untuk meraih gelar sarjana pada kampus dengan jaket almamater berwarna oranye ini dibutuhkan Rp25 juta-50juta
Sumber

Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 3/02/2013 07:19:00 PM

5 Politeknik Terbaik Di Indonesia

1.Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (POLMAN-Bandung)

POLITEKNIK MANUFAKTUR NEGERI BANDUNG (POLMAN-Bandung) adalah Politeknik Negeri pertama di Indonesia yang dahulu bernama Politeknik Mekanik Swiss (PMS-ITB). POLMAN Bandung berdiri sejak tahun 1976 merupakan hasil kerjasama bilateral antara pemerintah RI dan pemerintah Konfederasi Swiss, yang dalam pelaksanaannya Pemerintah Indonesia diwakili oleh ITB dan Swisscontact mewakili Pemerintah Swiss yang berakhir pada tahun 1995.
POLMAN Bandung adalah politeknik pertama di Indonesia yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr.Sjarif Thajeb pada tanggal 24 Maret 1977 meskipun angkatan mahasiswa pertama masuk tahun 1976.Pengembangan POLMAN Bandung selanjutnya dibantu melalui pendanaan dari pinjaman ADB dan Bank Dunia serta proyek-proyek DIP (DUE Like), IGI dan TPSDP.

2.Politeknik Negeri Bandung

Politeknik Negeri Bandung pada awalnya bernama Politeknik Institut Teknologi Bandung, namun sejak tahun 1999 tidak lagi di bawah naungan ITB lagi sehingga namanya berubah menjadi Politeknik Negeri Bandung. Politeknik Negeri Bandung ini atau yang biasa disingkat POLBAN terletak di Jl Gegerkalong Hilir.

3.Politeknik Negeri Jakarta

Politeknik Negeri Jakarta, sejarahnya bermula dari fakultas non gelar teknologi Universitas Indonesia (FNGT-UI), yang kemudian menjadi Politeknik Universitas Indonesia.Politeknik Universitas Indonesia didirikan 20 September 1982, sejak 25 Agustus 1998 menjadi mandiri dengan nama Politeknik Negei Jakarta berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor: 207/O/1998.

4.Politeknik Negeri Medan

Pada tahun 1979 Universitas Sumatera Utara ditetapkan sebagai salah satu dari 6 Universitas/Institut yang mendapat proyek pembangunan Pendidikan Politeknik Tahap I dari DIKTI, dengan nama Politeknik Universitas Sumatera Utara (Politeknik USU) Medan. Pembangunan Politeknik USU dibiayai oleh Bank Dunia (World Bank). Pembangunan Politeknik USU dan Politeknik lainnya, merupakan proyek pemerintah melalui Depdikbud Ditjen DIKTI yang dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan Pendidikan Politeknik dikenal dengan singkatan PEDC (Polytechnic Education Development Center) di Bandung. Melalui Surat Keputusan Mendikbud No. 084/O/1997 tentang Pendirian Politeknik Negeri Medan, maka Politeknik USU Medan secara resmi menjadi Politeknik mandiri dengan nama Politeknik Negeri Medan (Polmed) yang isinya telah diperbaharui dengan SK Mendiknas No.: 130/O/2002 tentang organisasi dan tata kerja Politeknik Negeri Medan.

5.Politeknik Negeri Samarinda

Politeknik Negeri Samarinda adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang terletak di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia. Sebelumnya bernama Politeknik Universitas Mulawarman, yang resmi berdiri berdasarkan surat keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi No.080/Dikti/Kep/85 tertanggal 3 Desember 1985.
Sumber

Galery Berita Unik Dan Menarik
Galery Berita unik dan Menarik Updated at: 3/02/2013 07:12:00 PM