Sabtu, Oktober 27, 2012

Bagaimana rasanya jika rumah yang kita tempati berada di antara dua negara? Inilah yang dialami keluarga Mappangara (45) dan Hasidah (37). Ruang tamunya berada di Indonesia, namun dapurnya berada di wilayah Malaysia.

Mappangara dan istrinya sedang berbincang di ruang tamu. Rumah milik Mappangara (45) dan Hasidah (37) ini letaknya persis di garis patok III Desa Aji Kuning, Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltim, yang persis berada di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia.

ruang tamu yang berukuran sekitar 3X4 ini masuk wilayah Indonesia.

Sementara itu, dapur yang berukuran 2×3 ini masuk wilayah Malaysia.

Garis batas Malaysia dengan Indonesia di Pulau Sebatik. Karena berada di garis batas, wilayah rumah pun ‘terbelah’. Ruang tamu masuk wilayah Indonesia, sedangkan dapur masuk wilayah Malaysia.

Rumah Mappangara ini tergolong biasa. Rumah panggung khas suku Bugis yang didominasi oleh kayu dan seng.

Sumber:http://lukevery.blogspot.com/2012/07/inilah-rumah-yang-berada-di-dua-negara.html
Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Xpresikan Komentar sobat disini sesuka hati, sesuai dengan Tuntunan Demokrasi dan tanpa menyakiti siapapun yang tak layak disakiti !!!
No Spam
No Life Link
No Sara
No Teror